Tea Walk BPS 2009




Tea: Teh, dan Walk: jalan. Jadi apa yang dinamakan Tea Walk ialah jalan-jalan di kebun teh. Kemarin (beberapa minggu lalu) tepatnya pada 18 Oktober 2009, kami sekeluarga Sekolah Tinggi Ilmu Statistik mengadakan(mengikuti) Tea Walk di daerah Puncak, Bogor, tepatnya di Lokasi Gunung Mas. Di sana kami berbaur, berkumpul bersama Keluarga Besar Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta.
Tujuan diadakannya Tea Walk ini ialah, untuk mengakrabkan para Keluarga Besar BPS dan STIS (dulunya Akademi Ilmu Statistik). Akan tetapi, di sana juga diadakan sosialisasi Sensus Penduduk 2010 (SP 2010).
Kami,keluarga STIS berangkat dengan menaiki Sembilan Bus. Tiba di sana kami disambut bersama rombongan lain. Ternyata di sana telah didirikan tenda yang cukup di sekitar panggung yang berdiri di sebelah utara. Sebelumnya setiap dari kami mahasiswa STIS per kelas telah dibagi menjadi beberapa kelompok (regu) untuk mengikuti Tea Walk (Jalan Santai di Kebun Teh Gunung Mas Bogor). Kami telah di beri nomor dada dan punggung. Acara pun dimulai, kami diberangkatkan sekaligus untuk beberapa regu, begitu terus hingga sampai semuanya berangkat untuk mengitari Rute Perjalanan Santai Gunung Mas Bogor. Lumayan juga berjalan-jalan santai ria sehabis duduk sementara waktu di Bus dari Otista Jakarta Timur. Kami mulai mengelilingi pinggiran kebun, terlihat jalan-jalan kecil di antara pohon-pohon teh nan hijau. Keharuman teh sekaligus hawa dingin menyrebak saat perjalanan dimulai hingga beberapa waktu berlalu. Namun, setelah sinar mentari mulai menyinari Bukit Teh, suasana lumayan berganti setidaknya agak hangat, apalagi kita juga berjalan, naik dan turun, menyusuri jalanan setapak yang ada di sana.
Beberapa jarak dari lokasi start acara Tea Walk Gunung Mas ini, kami semua, peserta Tea Walk, dibekali minuman botol, teh juga, tapi bukan dari Daun Kebun Teh Gunung Mas ini tentunya. Pada awalnya, kami berjalan kea rah selatan, tenggara, naik berkelok menuju arah selatan, terlihatlah pemandangan yang asri yang menggambarkan keelokan kebun teh Gunung Mas Bogor ini. Sesekali kami berfoto bersama, seregu,antarregu, numpang regu lain. Sehingga terjadilah keadaan yang bisa dinamakan sebagai susul-menyusul di antara para regu peserta Tea Walk Gunung Mas ini. Perlu ditambahkan, kami semua, peserta Tea Walk Gunung Mas Bogor, waktu lalu memakai seragam kaos Sensus Penduduk 2010, yang telah dibagikan sebelumnya, lengkap dengan topi Sensus Penduduk 2010, dengan berlogo BPS di sampingnya. Untuk mahasiswa STIS Tingkat I (Angkatan VI) sendiri dengan celana panjang hitam yang telah ditentukan dan diseragamkan dengan sepatu kets warrior hitam bertali putih.
Usai menyusur ke selatan, berkelok ke arah barat, sesuai rute Tea Walk Gunung Mas, kami kembali ke arah utara, kembali terlihat suasana yang sangat luar biasa, pemandangan alam yang indah sekali, hijau bagai zamrud, dikelilingi kabut, suasana terasa menenangkan. Kali ini kami berjalan menurun, ditemani bebatuan sedang yang cukup terjal, kami harus berhati-hati. Beberapa waktu, kami sampai di jalan persimpangan, turun kembali hingga sampailah ke tempat semula kami berangkat. Acara kemudian yakni pembagian air minum putih botol kembali (sama dengan awal kami datang), bedanya, pada saat kami datang disertai makanan camilan/jajanan, tapi kali ini kami memperoleh sekotak nasi yang di dalamnya cukup (bahkan bisa jadi sisa) untuk dimakan oleh seorang peserta Tea Walk Gunung Mas waktu lalu. Sejenak kami menikmati nasi kotak tersebut dengan duduk-duduk di sekitar lokasi tenda. Acara puncak pun dimulai, yakni pengundian hadiah, ada blender, ponsel, barang elektronik lain, motor,netbook, dan lain-lain, dan puncak hadiah ialah matic. Acara ini dapat terselenggara berkat dikumpulkannya kartu tanda peserta berwarna pink yang tertulis masing-masing identitas yang jelas dari peserta Tea Walk Gunung Mas.
Satu persatu hadiah pun mulai diundikan, banyak yang mendapatkannya dari pegawai BPS. Sedangkan untuk mahasiswa STIS, beberapa dari Tingkat III, IV, itu seingat saya. Acara pun usai diselingi beberapa sesi pemotretan menggunakan kamera masing-masing, dengan pose, latar, kondisi, ekspresi yang bebas kami menuju bus masing-masing. Dan perjalanan menuju kost-an masing-masing pun lancar. Alhamdulillah saya ucapkan atas kesempatan yang begitu baik, menggembirakan, sekaligus menyenangkan ini.
Catatan: foto-foto diambil dari kamera ponsel teman saya, terima kasih buat Saudari Marlina.



Comments are closed.